Buah anggur termasuk dalam famili Vitaceae dan genus Vitis.

Bentuk buah anggur hampir bulat dengan kulit buahnya berwarna merah kehitaman, hijau, kuning keemasan, atau ungu dan dilapisi tepung. Daging buahnya mempunyai rasa asam manis, dan kandungan airnya banyak. Jenis asam yang dominan pada anggur adalah asam maleat dan asam sitrat. Penyebab rasa manis pada anggur adalah tingginya kadar glukosa dan fruktosa.



Buah anggur sudah terkenal sejak lama sebagai buah yang memiliki rasa istimewa dan berkesan mahal, selain dimanfaatkan untuk membuat Minuman wien yang cita rasanya tinggi buah anggur juga biasanya di konsumsi langsung yang berbentuk buah segar, selain itu buah anggur pun dimanfaatkan sebagai keju dan juga diolah menjadi kismis sebagai campuran bahan roti.



Kandungan Buah Anggur

Buah anggur mengandung flavanoid, yakni antioksidan yang akan membantu memperlambat proses penuaan akibat radikal bebas. Flavonoid merupakan senyawa fitokimia yang memberikan warna ungu pada buah anggur. Flavonoid dapat mencegah oksidasi LDL (kolesterol jahat) 20 kali lebih kuat daripada vitamin E, yang selama ini dikenal sebagai antioksidan alami.

Buah anggur tidak hanya sumber dari vitamin A, C, B6 dan folate yang baik. Tetapi juga sumber mineral penting lainnya seperti potassium, calcium, iron, phosphorus, magnesium dan selenium.

Semua vitamin tersebut sangat berguna untuk menjaga kesehatan tubuh.

Manfaat Buah Anggur Bagi Kesehatan

Ada beberapa manfaat buah anggur bagi tubuh kita, antara lain :

Mencegah osteoporosis
Membantu fungsi ginjal
Melancarkan pergerakan feses di dalam usus, mencegah konstipasi
Melawan virus dan infeksi
Menurunkan kadar kolesterol
Melancarkan buang air kecil
Mengobati sembelit
Mencegah kanker
Melancarkan peredaran darah

“Secara keseluruhan buah anggur mengandung banyak manfaat. Khasiat yang dimiliki buah anggur, adalah untuk mengatasi kelelahan dan hipoglikemi karena kandungan gula alaminya yang sangat tinggi, terutama dalam bentuk glukosa dan fruktosa,” ujar Prof Ali Khomsan.

Kandungan antioksidan dalam buah anggur tersebut sudah diyakini kalangan luas sebagai pelindung sel dari radikal bebas penyebab penyakit degeneratif, seperti penyakit jantung, kanker, dan beberapa penyakit akibat penuaan.