Announcement

Collapse
No announcement yet.

Tempat Belajar Bahasa Inggris di Malang

Collapse
X
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts

  • Tempat Belajar Bahasa Inggris di Malang

    Kenapa Bahasa Inggris Dianggap Sebagai Bahasa Yang Cacat?

    Ada beberapa orang yang berpendapat tidak menyukai bahasa Inggris, walaupun bahasa tersebut dianggap bermanfaat. Berdasarkan cara pengucapan, mereka mengakui bahwa beberapa aksen Bahasa Inggris hampir terdengar baik. Beberapa aksen tersebut diantaranya English Received Pronounciation, Scouse, American New England English, Australian, tetapi bahasa berikut dinilai mempunyai irama dan fonetik yang seimbang. Misalnya, Rusia, Turki, Spanyol (terutama Rioplatense), Italia, Hindi, dan Arab.

    Dipandang dari grammar (tata bahasa), beberapa orang menganggap Bahasa Inggris sebagai bahasa yang cacat. Hal ini mungkin disebabkan karena bahasa tersebut memiliki konjugasi kata kerja yang sedikit, yang membuat kalimat sulit dimengerti. Sebagian besar kata kerja memiliki bentuk tidak teratur dan tidak dapat diprediksi. Bahasa Inggris juga dapat mengubah makna secara acak, tergantung preposisi yang diikuti. Tetapi, bahasa tersebut juga memiliki sisi keistimewaan Germanic, yang dapat membedakan kata kerja. Di dalam Bahasa Inggris, kata kerjanya dipandang setara dengan pergantian kata kerja dalam Bahasa Jerman seperti anrufen-call up.

    Konjugasi kata kerja Bahasa Inggris yang tidak benar membuat perbedaan antara tindakan sempurna dengan tidak sempurna (sedang berlangsung).
    Karena Bahasa Inggris tidak memiliki kata kerja konjugasi, hal ini bukan merupakan bahasa pro-drop yang digunakan secara eksplisit di hampir setiap kalimat, yang membuatnya berulang.

    Hal lain yang membuat Bahasa Inggris dianggap kurang bagus yaitu mengenai pengucapan dan ejaannya yang tidak dapat diprediksi yang mengharuskan Anda untuk mempelajari setiap kata secara berulang. Ada beberapa bahasa yang dianggap mempunyai konsistensi bahasa lebih baik, lebih elegan, lebih cantik, dan berstruktur daripada Bahasa Inggris, di antaranya:
    • Bahasa Rusia: Bahasa ini mempunyai konjugasi kata kerja yang luas, sistem fonetis yang lebih konsisten dan pengucapan yang dinilai memiliki irama yang indah.
    • Bahasa Hindi: Bahasa ini dinilai memiliki ritme yang bagus, serangkaian fonem yang sesuai.
    • Bahasa Italia: Bahasa ini dianggap mempunyai pengejaan sederhana (tetapi tidak terlalu sederhana), yang dikombinasikan dengan pengucapan yang mudah diprediksi.
    • Bahasa Spanyol: Bahasa ini dianggap fleksibel dengan kosa kata luas yang dapat digunakan untuk segala hal yang masuk akal dengan tata bahasa terstruktur dengan baik. Selain itu, bahasa ini dianggap mudah untuk diucapkan dengan ejaan teratur di antara bahasa-bahasa Roman.
    • Bahasa Turki: Bahasa ini dianggap indah fonetiknya, memiliki ejaan yang cukup mudah. Tata bahasanya rumit tetapi ekspresif.
    • Bahasa Yunani: Bahasa ini dinilai memiliki banyak sejarah dan alfabetnya sendiri. Pengucapannya dianggap bagus dengan ritme yang merdu. Tetapi tata bahasanya cukup rumit.
    Tetapi, ada satu hal dimiliki oleh Bahasa Inggris yang mungkin tidak dimiliki bahasa asing lain, yaitu budaya yang dihasilkan Anglosfer dalam 500 tahun terakhir. Beberapa bahasa memiliki nama untuk menandingi novelis berbahasa Inggris, seperti penulis lagu, penyanyi, komedian, aktor, sutradara film, penulis skenario, dan lain-lain. Hal tersebut tidak sama dengan mengatakan bahwa budaya Inggris lebih baik daripada yang lain, atau untuk menyangkal bahwa budaya ini memiliki orang-orang hebat dalam hal menulis, menyanyi dan berakting.



    Siap lanjut belajar bahasa Inggris lebih serius?
    Mayantara School
    Kursus dan Les Privat Bahasa Inggris di Malang
    Jl. Puncak Mandala 40a - Raya Tidar
    0341-5081465
    WA. 081.333.666.139
    Last edited by pohonjambu; 10-23-2017, 04:11 PM. Reason: salah tulis
Working...
X