Announcement

Collapse
No announcement yet.

Serangan Arab Saudi Tewaskan Lebih dari 70 Warga Sipil Yaman dalam Dua Hari

Collapse
X
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts

  • Serangan Arab Saudi Tewaskan Lebih dari 70 Warga Sipil Yaman dalam Dua Hari

    Serangan udara yang dilakukan oleh koalisi militer yang dipimpin Arab Saudi, yang menargetkan para pemberontak Houthi di Yaman, setidaknya telah menewaskan 71 penduduk sipil dalam dua hari terakhir. Menurut PBB, perang yang terjadi di Yaman telah menewaskan lebih dari 10 ribu orang, dan melukai lebih dari 40 ribu lainnya hingga saat ini.


    Oleh: Al Jazeera

    Setidaknya 71 penduduk sipil telah terbunuh dalam dua hari terakhir dalam serangan udara yang dilakukan oleh koalisi militer yang dipimpin Arab Saudi, yang menargetkan para pemberontak Houthi di Yaman, ujar para penduduk dan media setempat.

    Para penduduk mengatakan kepada Al Jazeera bahwa beberapa serangan udara ditembakkan di ibu kota Sanaa pada Senin (25/12) pagi, menewaskan setidaknya 11 orang, termasuk tiga anak-anak dan dua orang wanita.

    Abdul Malek al-Fadhl, seorang aktivis pro-Houthi mengatakan bahwa dua bangunan rata dengan tanah di Hay Asr, sebuah lingkungan berpenduduk di sebelah barat Sanaa, ketika koalisi tersebut menyerang rumah Mohammed al-Raimi, yang merupakan pemimpin Houthi setempat.

    Fadhl mengatakan bahwa pesawat tempur juga menargetkan mobil Raimi, ketika ia mencoba melarikan diri, dan menyerang para responden pertama yang mencoba menjangkau para korban.

    Jaringan televisi Al Masirah yang dikelola oleh Houthi, mengatakan bahwa setidaknya delapan penduduk sipil, termasuk dua orang wanita, terbunuh dalam serangan di Provinsi Hodeidah, 226 km sebelah barat Sanaa, sementara empat penduduk sipil terbunuh dalam serangan di bangunan pemerintah di provinsi Dhamar.

    Agensi berita Saba yang dikelola oleh Houthi melaporkan bahwa setidaknya 48 penduduk sipil—termasuk 11 anak-anak—terbunuh dalam 51 serangan udara di seluruh Yaman pada Minggu (24/12).

    Saba juga melaporkan bahwa puluhan orang terluka setelah empat serangan udara menargetkan sebuah demonstrasi di distrik Arhab, yang melakukan protes terhadap keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

    Belum ada komentar dari koalisi yang dipimpin Arab Saudi.

    Menurut jurnal medis The Lancet, dampak perang terhadap lingkungan penduduk Yaman yang padat sangatlah menghancurkan.

    Lebih dari 18 juta penduduk sipil tinggal di wilayah yang dikuasai pemberontak, dengan menyusutnya persediaan makanan dan terbatasnya layanan medis.


    Read More : Serangan Arab Saudi Tewaskan Lebih dari 70 Warga Sipil Yaman dalam Dua Hari

Working...
X